hey i'm zurai and i'm part of simpsonizer♥,love to sing,online and etc,welcome to my blog and enjoy :)

Minggu, 21 Agustus 2011

promises promises sinopsis


"Sesuatu yang belum terselesaikan suatu saat nanti pasti akan datang kembali menuntut penuntasan" --> Promises, Promises (mencintaimu sekali lagi).

Bikin penasaran aja waktu saya membaca sinopsis dari novel ini. Pertama liat nama penulisnya, jujur saya belum familiar. Tapi after membaca sinopsis yang ada saya begitu terharu sekaligus penasaran tentang isi lengkap dari novel tersebut.

Wow...apalagi saat melihat cover-nya. GUE BANGET!! Paduan warna dan bunga yang betul-betul indah dan romantis. Merepresentasikan sebuah..apa yah.....entahlah. Bagi saya benar-benar indah dan romantis.

Sesuatu yang belum terselesaikan suatu saat nanti pasti akan datang kembali menuntut penuntasan.

Begitulah yang dialami Fiona. Cinta masa lalunya bersama Evan yang dianggapnya telah berakhir ternyata belum sepenuhnya selesai. Keputusan Evan untuk meninggalkan Fiona tanpa penyelesaian yang baik ternyata tak selamanya membuat ia tenang. Terbukti setelah akhirnya Evan menikah dengan Bianca, rumah tangganya malah didera masalah. Di sisi lain, Fiona yang telah pulih dari rasa sakitnya dan tengah mencoba membangun hidup yang baru malah bertemu Evan tanpa pernah diduga dan diminta. Evan berpikir, pertemuannya dengan Fiona mungkin menjadi langkah awal yang baik untuk meminta maaf sekaligus kembali pada cintanya yang sejati. Pertanyaannya adalah, semudah itu kah Fiona menerima Evan kembali? Sudah betul-betul sembuh kah luka lama dihatinya? Atau justru kehadiran Evan malah membuka kembali perasaan cinta yang telah sekian lama dianggapnya hilang dan mati?

Ketika membaca chapter-chapter awal novel karya Dahilan (Fidriwida) yang satu ini, saya menemukan rasa-rasa novel “After Office Hours” yang juga ditulis oleh penulis yang sama. Tapi semakin masuk ke dalam, novel ini jauh lebih mengundang emosi. Saya bilang, novel ini lebih sendu dan kelam secara intrik dan konflik. Satu hal yang unik dari setiap novel yang ditulis Fidriwida adalah, betah menggambarkan detil setiap karakter baik secara fisik maupun sisi emosionalnya, membuat semua image yang dibangun melekat dalam ingatan para pembaca. Bahkan saya masih ingat nama-nama dari setiap tokoh di novel-novel Mbak Wida sebelumnya, termasuk bagaimana penampilan para tokoh dan konflik batin antar mereka. Penggemar novel roman, jangan lupa baca yang satu ini ya :)
(Source : robinbieblogwijaya.blogspot.com)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

html arsipkan